Ketum DPP LPRI angkat bicara tentang Jokowi Sebut Pindah Kota ke kalimantan Demi kurangi Ketimpangan

Jakarta, Ketum DPP LPRI dalam wawancara di kantornya Jakarta pada Sabtu 17/8/2018) pada hari raya kemerdekaan mengatakan “Saya sebagai Ketua Umum DPP LPRI, menyambut baik pidato presiden JOKO WIDODO untuk memindahkan ibu kota negara ke luar jakarta di wilayah kalimantan, ini bagus sekali, karna kepadatan Jakarta sudah tidak bisa lagi menampung pertumbuhan penduduk yang mengakibatkan macet di mana- mana.
Ini sejarah baru untuk Indonesia, keberanian presiden ini harus kita sambut dengan gembira, agar pertumbuhan ekonomi juga terbagi merata di semua daerah, Jakarta bisa dijadikan sebagai kota niaga dan kota bisnis, pertumbuhan infrastruktur juga bisa terbagi merata dengan ibu kota negara di pindahkan ke kalimantan.
dan untuk sejarah tanah di dunia, hanya kalimantan saja yang tidak pernah disentuh gempa atau bencana apapun juga “tegasnya.

Pria yag sering di sapa bung syarif ini, asal putra campuran NTT/NTB dan bugis ini dengan lantang.
Tokoh muda yang selalu mempunyai ide ide cemerlang buat membangun bangsa dalam menyumbang ide dan pikirannya.
Saya bangga punya presiden yang cerdas dan berani, dengan perpindahan ibu kota negara ini, semua perekonomian bangsa ikut menjadi baik khususnya di Indonesia timur, pembangunan juga bisa melibatkan banyak tenaga kerja lokal yang profesional dan harus melibatkan pengusaha dalam negeri, Jangan kita datangkan tenaga kerja asing khusus dalam pembangunan proyek-proyek baru nanti.


Indonesia harus bangkit dalam kepemimpinan periode kedua presiden kita Joko Widodo. beliau adalah penghantar membuka pintu gerbang bangsa Indonesia, lima tahun nanti pemimpin periode 2024-2029 yang terpilih akan meneruskan pembangunan yang sudah dibangun oleh presiden Joko Widodo dan diteruskan oleh pemimpin baru yang lebih baik lagi, kata bung syarif. kerja kerja kerja yang dicanangkan oleh pak Jokowi adalah kerja nyata yang selalu menjadi pelayan masyarakat bukan sebagai raja tapi sebagai pemimpin yang selalu dekat dengan rakyat.
Indonesia suatu saat akan menjadi mersucuar dunia, Indonesia akan mengendalikan dunia suatu saat, karna kekeyaan dunia semua ada di Indonesia.
Indonesia lah yang akan memimpin dunia, seluruh dunia memiliki utang yang besar kepada Indonesia, utang Indonesia di negara lain seperti ke china 3000 triliun tidak ada apa- apanya untuk Indonesia. kalau kita tagih ke negara china utang china ke kita baru china tidak bisa bayar, inilah Indonesia, negara terkaya di dunia yang belum orang banyak tahu.

Saya bangga jadi anak Indonesia, karna Indonesia yang akan pimpin dunia kelak. Semoga anak- anak bangsa lainnya harus bangga jadi anak Indonesia, jangan mudah terpengaruh dengan faham radikalisme dan faham khilafah yang ingin merusak anak bangsa, ayo kita bersatu kembali membangun bangsa dan ibu pertiwi.
Singsingkan lengan bajumu untuk ibu pertiwi, ayo maju terus membangun bangsa.
Salam merdeka merdeka merdeka.

Hari Kemerdekaan ke-74 RI, Menuju Indonesia Jaya

Jakarta – Ketum LPRI dan ketum ASKOPINDO Syrifuddin tahir,SE,ST,MM saat ditemui mitrapol mengucapkan”Hari Kemerdekaan ke-74, Dirgahayu Republik Indonesiaku! Jayalah Negeriku Jayalah Bangsaku

Dengan Semangat Proklamasi 17 agustus 1945 dan 17 agustus 2019 kita tingkatkan semangat Pembangunan Nasional dan pelayanan kepada masyarakat untuk indonesia yg lebih baik dan bermartabat

Hari kemerdekaan yang jatuh pada Sabtu, 17 Agustus 2019 ini telah tiba masyarakatpun menyambut gembira momen ini di hari kemerdekaan ini, sebagai bentuk pengingat.

Momen bersejarah ini setiap tahunnya diperingati masyarakat Indonesia sebagai bentuk cinta pada tanah airnya juga sebagai bentuk penghargaan perjuangan para pahlawan bangsa yang telah mati-matian memperjuangkan kebebasan anak cucunya dari penjajah.

Momen 17 agustus 1945 ini, kita sebagai penerus perjuangan bangsa jangan lupa akan jasa para pejuang kita.
Kami juga memberikan pesan kepada pemerintah Pak Joko Widodo dan Mar”uf Amin dalam kepemimpinan di tahun ini, agar bisa membangun rumah gratis bagi para pejuang Veteran bangsa yang berjumlah 4000 orang, sebagai balas jasa kita kepada mereka, ini harus pemerintah lihat, kasihan mereka para veteran pejuang bangsa ini masih banyak yang tidak memiliki rumah, masih banyak yang hidupnya susah, berikanlah penghargaan untuk hidup yang layak bagi pejuang kemerdekaan kita.

Kalau pemerintah tidak memiliki dana untuk membangun perumahan pejuang bangsa ini, maka kami DPP LPRI bersama dengan Forum Kesejahteraan Rakyat(FOKER) Dan Yayasan Panutan Dunia Merdeka (Yayasan Paduka) siap membangun 4000 rumah bagi pejuang veteran dan pejuang timur leste yang tersebar di seluruh indonesia, ini hadiah dari kami di hari ulang tahun ke 74 tahun Indonesia Merdeka.

Jasa jasa para pahlawan kita harus kita perhatikan, tanpa mereka sekarang kita belum bisa menghirup udara kemerdekaan. Insyah Allah niat baik kita ini bisa di Ridhoi oleh Allah SWT.

2 Juta Pengangguran ‘Digaji’ Jokowi Tahun Depan

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menargetkan ada sebanyak 2 juta orang yang akan masuk dalam program kartu pra kerja di tahun 2020. Kartu pra kerja, kata Hanif, merupakan salah satu program terobosan yang dilaksanakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan di tahun 2020.

“2 juta orang kartu pra kerja, 2 juta orang yang akan dilatih melalui kartu pra kerja,” kata Hanif di Kompleks DPR RI, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Dengan begitu, maka akan ada 2 juta orang yang akan mendapatkan insentif atau gaji dari pemerintah melalui program kartu pra kerja.

Hanif menceritakan, pelaksanaan program kartu pra kerja sejalan dengan fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tengah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), mulai dari pelatihan vokasi hingga sertifikasi profesi melalui balai latihan kerja pemerintah maupun swasta.

“Salah satu implementasi konkretnya adalah kartu pra kerja di 2020,” ungkap dia.

Dapat diketahui, ada tiga kelompok yang bisa masuk dalam program kartu pra kerja. Pertama, para pencari kerja dalam hal ini masyarakat yang baru lulus sekolah baik SMA maupun perguruan tinggi. Kedua, mereka yang membutuhkan peningkatan keterampilan (upskilling) dan ketiga, para korban PHK.

Di dalam kartu pra kerja ada beberapa fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para penerima, mulai dari pelatihan selama tiga bulan lalu mendapat sertifikasi dan mendapat insentif usai pelatihan.

Lalu, untuk peningkatan keterampilan dilakukan selama dua bulan dan bagi pekerja yang menjalani itu akan mendapat insentif pengganti karena selama pelatihan tidak diberi upah oleh perusahaan.